Berhenti

Kehidupan terus berjalan, meski Aku disini terluka parah. Bukan karena tidak perduli tetapi karena memang yg Harus berhenti untuk mengobatiku adalah diriku sendiri. Kehidupan tidak berhutang apa-apa padaku, tidak juga punya kewajiban untuk melembutkan semua batu tajam disekitarku agar Aku tidak terluka.

Terimakasih untuk kesadaran ini, sadar untuk berhenti jauh lebih baik daripada terus bergerak dengan 100 skenario buruk didalam kepala Dan sekaligus ingin tampil kuat di depan kehidupan.

Kehidupan tidak kejam, dia hanya muak dengan rengekan, memang sering dia terasa acuh, sekeras apapun usahaku untuk menarik perhatiannya, tidak akan dibentangkan bagian yg bukan bagianku.

Aku akan istirahat, Aku tak ingin lagi menaklukan Dunia, Aku hanya ingin sembuh.

Karin Sabrina

Leave a Reply