Cukup

Cukup adalah sebuah keputusan,
bukan jumlah

Berapa hari ini, ada macam-macam keinginan yang berdiam di kepala. Ingin persoalan A selesai, ingin mendapat kabar baik tentang persoalan B, ingin X, ingin Y, mau mencoba Z, macam-macam pokoknya. Dan lucunya… Saya seperti meyakin-yakinkan diri kalau saja A,B,X,Y,Z tercapai pasti Saya jadi orang yang paling berbahagia di bumi.

Meski berkali-kali Saya mengingatkan diri bahwa rasa bahagia tidak datang dari mendapatkan semua Hal yang kita inginkan, berkali-kali pula Saya mengeluh. Sering Saya mengabaikan fakta bahwa apa yang segala yang Ada pada Saya sekarang, sangatlah jauuuh diluar bayangan Saya 5 tahun Lalu: Hidup nyaman dikelilingi semua orang yang Saya cinta Dan mencintai Saya.

Aku memutuskan : Apa yang Ada padaku sekarang sudah cukup.

Karin Sabrina

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s