Facebook

Setahun lalu saya memulai resolusi untuk mengamputasi diri dari media sosial Facebook. Berawal dari membaca berita soal Ed Sheeran yang mau cuti dari twitter selama setahun..

Saya tidak cuti sih dari Facebook, tetapi saya meng-uninstall fb dari smart phone saya. Jadi Kalo saya mau melihat dunia fb saya mesti log in dari laptop, dan Karena setahun lalu saya sedang siap siap untuk menulis thesis maka tindakan itu salah satu dari sedikit sekali tindakan bijak yang pernah saya lakukan dalam hidup. Menulis thesis membutuhkan segala daya upaya dan waktu yang ada… jadi begitulah, saya jadi jarang sekali Bermain di dunia fb, dan memang jadi terasa Lebih sehat juga sih ( menurut saya loh ya)..
Lalu sekitar 3 Minggu lalu, bertepatan dengan hebohnya gugatan cerai seorang artess seksih yang baru menikah selama 5 Bulan, artess yang sama juga baru bikin rumah mewah senilai 10 milyar sodara sodara, Selain itu.. Eh kenapa kesitu sih… Maksud saya.. Ada kejadian yang terjadi pada saya terkait dengan Facebook tadi. Hubungannya dengan artis seksi? Timing nya Sama… Lalu sedikit banyak saya bersimpati Sama artis seksi itu.. She is young and beautiful but somehow she is constantly in wrong relationship.. Ah.. Wrong relationship.. I had it too.. A couple of times.. And that fb account has became a “cat door” for some unpleasant creatures from the past who try to step into my life again.
So I decided to close that door permanently. Saya bunuh akun Facebook saya. Dan ternyata akun fb ini payah matinya… setelah kita menghapus akun fb, 14 hari kedepan kita masih bisa menghidupkan Kembali akun tersebut.. Manatau kita berubah pikiran. Dan 90 hari/ 3 Bulan kemudian seluruh data kita baru benar benar hilang, habis, wuzz, lenyap dari sistem fb.
Lalu? Bagaimana hidup saya setelah akun fb saya ditutup? Apakah ada rasa menyesal? Pingin me- recover akun itu? Merasa kesepian dan kurang apdet? Iyes, iyes dan iyes..
Tapi disisi lain, saya juga merasa Punya banyak waktu untuk nulis di blog ini, buat tidur siang, jadi ga kepo Urusan hidup orang lain. Saya juga merasa Lebih Aman dan nyaman.. Somehow hidup Aman dan private itu terasa cukup sulit ya Kalo kita aktif di sosmed.
Ya begitulah… sampe hari ini saya masih punya keinginan buat bikin akun fb lagi… Tapi di waktu yang bersamaan saya belum ingin ber fb sampe beberapa waktu ke depan.. You feel me??.. 😉😉😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s